Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Kamis, 26 September 2013

Penegasan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Terkait Pendataan Padamu

Kabarkongo.com - Berbagi informasi dari Kodok Ngorek ( PKP2 )Community. - 
Setelah sekian lama PTK digonjangganjingkan dengan pendataan yang sangat menyita waktu dan membingungkan. Yang baru berakhir akhir September ini, dengan melibatkan LPMP, Pengawas , Operator Diknas, Operator sekolah dsb. Mengapa  Direktorat Jendral Dikdas sebagai pihak yang bertanggung jawab baru mengeluarkan pengumuman melalui Instruksi Mendiknas  sebagaimana dilansir melalui P2TK Kemdikbud....Capek deeeehhh 

Berikut pengumuman selengkapnya yang kami salin tanpa kami kurangi

Pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Terkait Pendataan ( sumber langsung klik di sini )
Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran di lingkungan Kemdikbud untuk melakukan upaya pengumpulan data pokok
pendidikan yang bersumber langsung dari satuan pendidikan tersebar di seluruh Indonesia. Wewenang pengumpulan data dilakukan oleh masing-masing unit utama Direktorat Jenderal,
berkoordinasi dengan Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) dalam rangka integrasi data pendidikan Kemdikbud.Data Pokok Pendidikan atau yang biasa di sebut DAPODIK bersifat individual, relasional,dan longitudinal meliputi empat entitas pendidikan yaitu sekolah, peserta didik , PTK termasuk proses pembelajaran di dalamnya.Sehubungan dengan hal tersebut, pendataan pendidikan di luar sistem DAPODIK yangsekarang beredar luas dan meresahkan masyarakat pendidikan seperti halnya pendataan di http://padamu.siap.web.id/
tidak menggunakan domain resmi (kemdikbud.go.id)
.
Maka dengan ini Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
1.Penjaringan data harus melalui mekanisme pengumpulan DAPODIK seperti yang diamanatkan dalam Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Data Pokok Pendidikan. 
2.Hasil penjaringan data di luar sistem DAPODIK tidak akan dimanfaatkan oleh Ditjen Dikdas dalam berbagai program dan kegiatan.
3.Sistem DAPODIK sebagai satu-satunya sumber data yang akan dijadikan dasar pengambil kebijakan dalam hal penyaluran segala bantuan dan intervensi pembangunan (BOS, REHAB, BSM,aneka tunjangan,perencanaan kebutuhan guru, pembinaan karir, bantuan sarana dan  prasaran dan lain-lain).
4.Menjaga keutuhan dan kerahasiaan data sehingga tidak memberi kesempatan kepada pihak-pihak yang lain untuk tidak menyalahgunakan dan mengomersialisasikan hasil data pokok pendidikan.
Demikian Pengumuman ini kami sampaikan agar dapat dipahami dan dilaksanakan sesuai
dengan peran dan fungsinya masing masing.
Ditjen Dikdas Kemdikbud

0 komentar: