Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Senin, 30 Juli 2012

Pelaksanaan UKG Gelombang I Kacau

Kacau , carut marut atau entah apa namanya. Pelaksanaan UKG yang sudah digembar-gemborkan dilaksanakan mulai hari ini. Gelombang 1 : Pukul 07.00 sd 10.00 WIB. ternyata tidak terlaksana..wow, apa yang terjadi???
Nggak tahu pasti apa penyebabnya. Yang jelas peserta UKG gelombang pertama sudah duduk di kursinya masing-masing dengan menghadap layar monitor yang tersedia dihadapannya. Ternyata yang dilakukan oleh peserta adalah hanya duduk menunggu soal yang katanya conect dengan server internet pusat ternyata gagal.

Beberapa asumsi yang terjadi adalah :
1. Pembuat software UKG Online tidak memperkirakan kapasitas yang dibutuhkan untuk Online seluruh Indonesia minus DKI Jaya.
2. Software yang dipergunakan belum diuji secara maksimal untuk Online.
3. Bisa saja benar-benar ada sabotase  sehingga sofware tidak berfungsi.

Kerugian dengan kegagalan UKG Online hari ini.
1. Siswa rugi tidak menerima pelajaran karena ditinggal guru yang harus mengikuti UKG meskipun bisa saja diberi tugas.
2. Guru rugi waktu dan biaya, karena pelaksanaan UKG terpusat di salah satu tempat, sedangkan jarak tempuh guru tersebut ada yang berjarak 80-90 km. contoh ( Kasembon-Kepanjen)

Namun kira-kira pukul 11.40 WIB, ada berita kalau soal UKG Online sudah terkoneksi dengan server pusat, sehingga kegiatan UKG Online Gelombang II dan gelombang III pada hari pertama ini bisa dilaksanakan dengan lancar. Apa penyebabnya juga belum bisa diketahui, apa mungkin karena proses nyambung kew server pusat yang bersamaan sehingga ada gangguan. Semoga ini tidak terjadi pada gelombang I hari kedua dst.

Dari bincang-bincang saya dengan panitia dari Diknas, akan mencarikan solusi bagi peserta gelombang I untuk bisa melaksanakan UKG Online yang belum sempat dilaksanakan. Bagaimana caranya iru masih direncakan. Kabarkongo juga memperoleh informasi dari salah satu peserta yang melaksanakan UKG Online di salah satu SMP, bahwa dalam satu kelas yang terdiri dari 40 peserta tidak ada yang lulus sesuai kriteria dengan nilai 70, karena nilai yang teritnggi hanya 68 untuk kedua kompetensi pedagogik dan kompetemsi profesional. Nah ???

0 komentar: