Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Senin, 30 Januari 2012

Jangan Biarkan Anak Dikendalikan Acara TV

KabarKongo.com Kabar terkini dari Kodok Ngorek Community.

    
SEMARANG- Wagub Dra Hj Rustriningsih MSi mengingatkan kepada orang tua untuk tidak membiarkan anak-anaknya dikendalikan berbagai acara televisi. Pasalnya, tidak semua acara TV berdampak positif bagi anak-anak. Yang pasti, banyak waktu mereka tersita untuk menonton televisi.

”Lagi pula anak-anak belum bisa membedakan mana tontonan dan mana tuntunan. Padahal, berbagai acara di televisi betul-betul bisa memengaruhi karakter anak. Dalam beberapa kejadian, anak bahkan lebih manut  pada TV daripada orang tua atau guru,” kata Rustriningsih saat menjadi pembicara tunggal pada seminar bertema ”Dengan Mengenal Pendidikan Karakter Bangsa Lebih Dini Akan Memperkuat Jiwa Nasionalisme yang Agamis” di Hotel Patra Semarang, Sabtu (28/1).

Kegiatan tersebut digelar Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Eks Karesidenan Semarang, diikuti 2.500 peserta. Hadir dan memberikan sambutan pada kesempatan itu Wali Kota Soemarmo HS, Dr Nur Abadi MPd dari Kanwil Kemenag Jateng, dan Ketua PW IGRA Dra Hj Andi Sri Sutinah MSi.

Mengkhawatirkan

Menurut Rustriningsih, tayangan televisi sekarang banyak yang mengkhawatirkan bagi perkembangan dan pendidikan anak. Tanpa disadari, karakter dan nilai-nilai luhur bangsa banyak terkikis oleh acara layar kaca. Misalnya, sebagian anak sekarang makan dan minum sambil berdiri, karena pengaruh televisi.

Di sisi lain, tidak mungkin orang tua atau guru mensterilkan anak dari acara televisi. Karena itu, gerakan imunisasi mental dari pengaruh buruk TV perlu dilakukan bersama-sama. Caranya antara lain dengan memberikan pendampingan pada anak saat menonton televisi.

”Jangan biarkan anak-anak kita menonton televisi sendirian. Dampingi mereka selama menonton TV. Jangan biarkan anak-anak kita dikendalikan acara televisi. Berikan arahan dan penjelasan tentang acara yang ditonton. Dengan cara ini anak dapat mengambil pelajaran dari tayangan layar kaca,” tuturnya.

Dr Nur Abadi dari Kanwil Kemenag Jateng mengatakan, keberadaan guru RA sangat penting bagi pembentukan karakter anak, karena pada usia dini anak cenderung meniru perilaku orang di sekitarnya, terutama guru dan orang tua. Ke depan, Kanwil Kemenag bertekad membangun madrasah dan RA yang unggul dan berkarakter.  (D10-37)

0 komentar: