Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Minggu, 18 Desember 2011

Kenduri Agung Pengabdi Lingkungan (KAPAL)

KabarKongo.com Kabar terkini dari Kodok Ngorek Community

Di sela kegiatan meresmikan Desa Talangagung menjadi Desa Mandiri Energi Pro Iklim Gubernur Jatim mengenalkan Kenduri Agung Pengabdi Lingkungan (KAPAL) dari seluruh Jawa Timur. Kapal Jatim bukanlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).  Kapal Jatim, merupakan sebuah gerakan masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarikan lingkungan hidup.

Tujuan Kapal Jatim adalah mensinergikan apa yang akan, sedang dan akan dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat dalam gerakan lingkungan hidup di Jawa Timur. Salah satu fokusnya adalah, mengkonversikan sampah-sampah dari masyarakat menjadi ekonomi kerakyatan yang berpotensi menghasilkan keuntungan materi.

"Kapal ini penuh perjuangan. Kapal Jatim, harus bekerja dulu, berbuat dan baru menghasilkan sesuatu," ungkap Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Sabtu (17/12/2011) siang.

Kata Pak De sapaan akrabnya, melalui Desa Mandiri Energi di TPSA Talangangung, Kepanjen, adalah satu bukti jika sampah bukanlah penyakit bagi masyarakat. "Sampah masyarakat sekarang bukan penyakit lagi. Karena sampah masyarakat itu bagus. Sampah masyarakat sekarang, sudah mempunyai bank sampah. Dimana hal ini, bisa mengangkat ekonomi masyarakat kecil," terangnya.

Dalam peresmian Desa Mandiri Energi Pro Iklim, Pak De menjabarkan, fungsi Desa Mandiri berbasis sampah masyarakat, mengolah dan mengurangi limbah jadi sesuatu hal yang positif.  Ada nilai ekonomi sangat besar dalam pengolahan sampah berbasis masyarakat nantinya.

Dengan begitu, sampah tidak lagi merugikan. Justru dengan permasalahan sampah dari masyarakat, akan sangat menguntungkan. Tugas Kapal Jatim kedepan, mensinergikan element-element pengabdi lingkungan dan membuat kantong-kantong sampah di Jawa Timur menjadi kekuatan dan kesatuan masyarakat yang signifikan.

"Konsep kapal jatim, harus bermanfaat bagi masyarakat. Menguntungkan, dan mampu mengangkap ekonomi masyarakat pedesaan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KAPAL Jatim, Prof.Suparto Wijoyo dalam sambutannya mengatakan, Kapal Jatim diharapkan mampu menjadi insipirasi bagi masyarakat Indonesia menjadi lebih baik lagi. Kapal Jatim, akan terus berlayar dan menyinergikan progam-progam menjaga lingkungan hidup semaksimal mungkin. 

0 komentar: