Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Kamis, 21 Juli 2011

Peringatan Isro' Mi'roj Nabi di SMA Islam Kepanjen



Kabar Kongo Terkini - Peringatan Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW di SMA Islam Kepanjen dilaksanakan dengan cara sederhana. Dengan ditandai upacara pembukaan yang dibuka oleh Drs. H. Musoli Haris selaku Kepala sekolah, kegiatan peringatan Isro' Mi'roj resmi di buka. Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam peringatan Isro' Mi'roj ini adalah Maurdho Hasanah yang disampaikan oleh Usd. Thoriqul Huda.

Dalam penyampaian hikmah Isro; Mi'roj ini, dengan gaya santai Ustad Thoriqul Huda pengajar  Al-Qur'an Hadist yang juga seorang Hafidz ini menyampaikan beberapa hal yang selama ini belum  banyak orang tahu dan mengerti, termasuk penulis sendiri.

Selain diceritakan sekilas tentang kesedihan seorang Nabi yang ditinggal mati oleh istri dan pamannya. Padahal kedua orang inilah  yang selama ini mendukung syiar agama Islam yang diperintahkan Allah SWT. Juga disampaikan sekilas perjalanan Isro' Mi'roj Nabi hingga langit tertinggi. Jika selama perjalanan Nabi selalu ditemani dan di pandu oleh malaikat Jibril hingga langit ke tujuh. Selanjutnya oleh malaikat Jibril nabi dipersilahkan untuk menghadap Allah sendiri. Karena malaikat Jibril tidak kuasa untuk mengantar Nabi sampai ke hadapan Allah yang katanya panas dan bisa terbakar.

Selanjutnya Nabi Muhammad SAW menghadap kepada Allah SWT dengan mengucap salam yang ternyata dinyatakan di doa Athahiyat tentang salam 
Yang Intinya ; Nabi mengucapkan salam  kepada Allah, dan oleh Allah dijawab dengan salam yang hanya tertuju kepadanya " Assalamu'alaika .." Namun nabi membalas dengan ucapan, bukan hanya saya, namun salam itu juga untuk "KAMI"  yang maksud kami itu adalah untuk Nabi dan seluruh umatnya yang sholeh.

Setelah hikmah Isro' Mi'roj selesai, acara dilanjutkan dengan Istighosah di dalam kelas masing masing yang dipandu langsung oleh pembina BDI, Ust.Moch. Munir dari kantor pusat dengan menggunakan speaker yang ada di kelas-kelas.

Baru dilanjutkan dengan kegiatan lomba Islami; Puisi, Kaligrafi, Tartil dan Da'i. Kegiatan ini tidak melibatkan seluruh siswa, namun semua kelas wajib untuk mengirimkan wakilnya.


 

0 komentar: