Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Kamis, 19 Mei 2011

Sangeh dan Pohon Lanang Wadon

KabarKongo.com - Untuk ke tiga kalinya Tim KabarKongo.com mengunjung  Taman Wisata Alam Sangeh. Taman Wisata Sangeh terletak di Desa Sangeh, Badung, Bali, sekitar 20 km dari Denpasar. Pada kunjungan ke tiga ini penulis ingin berbagi cerita tentang Sangeh, Kera dan Pohon lanang Wadon.

Taman Wisata Sangeh memiliki pesona wisata hutan yang banyak dihuni oleh ratusan kera. Kera Sangeh juga memiliki beberapa kelompok yang masing-masing kelompok memiliki satu pemimpin. Namun kelompok-kelompok tersebut memilki pimpinan teringgi atau bisa dibilang raja dari seluruh raja kera yang ada di Sangeh. Pemimpin tertinggi ini berdiam ditempat yang paling luas di. Ditempat raja kera ini tinggal terdapat sebuah Pura Yang sangat terkenal kesakralannya yaitu Pura Bulit Sari. 
 
Sebenarnya Wisata di Taman Wisata ini tidak terlalu luas.  Dari parkiran mobil biasanya pengunjung diarahkan masuk ke hutan kecil tempat mangkal kera-kera jinak dengan melalui gerbang yang terdapat patung Hanoman. Setelah melewati itu pengunjung masuk ke dalam hutan yang banyak kera berkeliaran. Kera-kera jinak itu bisa diajak mencari uang oleh para tukang photo langsung jadi. Dengan memberi umpan makan sedikit, kera-kera tersebut bisa naik ke pundak pengunjung dan langsung jepret. Jadilah rejeki bagi tukang foto.

Sesampai di depan pura, pengunjung dibelokkan ke kanan menyusuri hutan pala. Sesampai di dekat pelataran bagian depan, pengunjung menemukan Pohon Lanang Wadon. Masyarakat setempat biasa menyebutnya Pohon Lanang Wadon, karena bagian bawah pohon itu berlubang sehingga menyerupai alat kelamin perempuan, sedangkan di tengah lubang tersebut tumbuh batang yang mengarah ke bawah yang terlihat seperti alat kelamin pria. Barulah pengunjung bisa memabawa oleh-oleh atau cindera mata dari beberapa pedagang yang berjualan di bedak-bedak yang dibangun dan ditata sedemikian rupa. Jika pengunjung pintar sebenarnya di Sangeh ini tergolong murah. Mungkin karena sepinya pengunjung di sini sehingga pedagang tidak bisa menaikkan harga terlalu tinggi.,
 
Arti Sangeh 
Menurut pengelola Taman Wisata ini, Hutan Wisata Sangeh dibuat sebagai taman dari kerajaan Mengwi. Agar terlihat cantik taman ini ditanami pohon pala yang khusus didatangkan dari Gunung Agung. Sebenarnya rencana pembuatan taman ini sangat dirahasiakan namun akhirnya pembuatan taman ini diketahui oleh beberapa orang, akibatnya pembuatan taman itu dihentikan, hingga akhirnya kawasan itu diberi nama Sangeh, yang artinya ada orang yang melihat. Namun ada ada juga versi lain yang menyebutkan hutan Sangeh ini ada berkat kesaktian Raja Mengwi, bersamaan dengan pembuatan Pura Taman Ayun.

0 komentar: