Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Kamis, 07 April 2011

Hukum Makanan Hidangan pada Walimahan

Kabarkongo.com terkini.--Makanan yang disajikan pada saat walimahan bisa menjadi Halal, Makhruh ataupun Haram. Pendapat ini disampaikan oleh Usd KH. Imam Ma'ruf ,S.Pd. pada saat memberikan tauziah walimahan pengantin di rumah Bapak Nico anggota PKP2.com saat menikahkan putrinya.

Halal : Jika yang diundang pada acara walimahan adalah tetangga sekitar dari semua golongan tanpa pilih-pilih.
Makhruh : Jika yang diundang adalah tetangga tetapi masih pilih kasih, jika yang kaya diundang sedangkan yang miskin atau karena sesuatu hal tidak diundang
Haram,: jika yang diundang adalah semuanya warga di luar tetangga semuanya.
Dan bagi yang diundang, hukumnya wajib. Kecuali karena suatu hal yang jelas.

Walimahan menurut Ustd Imam Ma'ruf itu sangat erat hubungannya dengan makanan. Dan makanan yang disajikan ini bertujuan untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan karena kebahagiaan pengantin. Maka dari itu, seyogyanya walimahan dilaksanakan setelah 3 hari pelaksanaan pernikahan. Karena diselang waktu 3 hari tersebut, pengantinnya sudah merasakan kebahagiaan apa kedukaan. 

Adapun masih menurut Utd. Imam, ganjaran dari makan makanan walimahan ini setara dengan ganjarannya orang puasa sunnah. Karena itu tak jarang seorang kyai yang memberikan ceramah terkadang memilih makan makanan yang disediakan tuan rumah dari pada meneruskan puasa sunnah. Lha wong ganjarannya sama.. hehehe..Buetul pak Kyai.

Sebenarnya waktu yang dipergunakan oleh Pak Kyai yang juga seorang guru SMP Negeri ini relatif pendek. namun isinya sangat padat dan mengena. Sekaligus sebagai tambahan pengetahuan bagi yang hadir.
 

0 komentar: