Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Jumat, 31 Desember 2010

Donomulyo dan Tumpang: Sabet Juara Bolavoli Porseni SD Kab. Malang

Juara 1-3 Bolavoli
KabarKongo.com -- Final bolavoli pada Porseni SD Kab. Malang yang berlangsung Jumat, 31 Desember 2010, mempertemukan Tim Kecamatan Donomulyo dengan Kasembon dibagian putra. Sedangkan dibagian putri bertanding antara Tim Tumpang dengan Tim Dampit. Pertandingan yang pemainnya anak-anak SD ini berlangsung seru. Nilai yang diperoleh saling kejar mengejar.  Beberapa Tim unggulan seperti Kec. Ngajum dan Wajak tumbang dibabak perempat final.



Juara-juara dari Porseni SD Kab. Malang pada cabang bolavoli ini adalah sebagai berikut :
Final : Tumpang dan Dampit

Tim Kec. Ngantang Juara III
Putra :
1. Kecamatan Donomulyo
2. Kecamatan Kasembon
3. Kecamatan Ngantang

Putri :
1. Kecamatan Tumpang
2. Kecamatan Dampit
3. Kecamatan Ngantang

Pengalungan  Medali Perunggu 
Menurut Suwandi, Korlap pertandingan Bolavoli. Dari seluruh pemain yang ikut bertanding, telah dipantau oleh pemandu bakat. Bagi pemain-pemain yang berkemampuan menonjol akan dipilih dan ditraining menjadi  satu Tim Kabupaten Malang. Mereka akan mewakili Kabupaten Malang  pada Porseni SD Bolavoli di tingkat Propinsi Jatim.

Selamat untuk para pemenang, semoga dapat berprestasi lebih tinggi. (admin)

Kamis, 30 Desember 2010

Porseni SD se Kabupaten Malang

Tim bolavoli putri Kec. Ngantang
Kabarkongo.com--Kegiatan Porseni tingkat SD se Kabupaten Malang dibuka pada tanggal 28 Desember 2010 kemarin lusa. Kegiatan ini kesinambungan dari Porkab Malang yang atletnya kebanyakan siswa SMP dan SMA, atau perguruan namun umurnya masih memenuhi syarat.

Acara pertandingan Porseni SD diawali sore hari  tanggal 29 Desember 2010. Adapun beberapa cabang yang dilombakan antara lain: 1) Atletik; 2) Lompat jauh; 3) Lompat jangkit; 4) Tolak peluru; 5) Panahan; 6) Renang; 7)Bulutangkis; 8) Tenis Meja; 9) Tenis Lapangan; 10) Catur ; 11) Bolavol ; 12) Pencak Silat;.13) Bridge (eksibisi)
Tim Wajak vs Bululawang
Dari seluruh cabang yang dilombakan, kebanyakan dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Kab. Malang. Adapun cabang renang, bulutangkis dan beberapa cabang yang di Kanjuruhan tidak terakomodir dilaksanakan di tempat yang ditentukan oleh panitia, contohnya renang, bulutangkis, tenis meja.

Pada saat Reporter mengunjungi teman yang bertindak sebagai official dari kecamatan Ngantang, Reporter memperoleh beberapa data hasil lomba dari beberapa cabang yang dilombakan. Di antara beberapa cabang yang dilombakan kecamatan Ngantang berhasil meraih medali untuk lompat jauh sebagai juara ke dua, Bridge juara satu dan dua, Lari jarak pendek putra memasuki babak final dan lari jarak pendek putri memperoleh peringkat ke empat. 
kecil-kecil cabe rawit

Adapun saat reporter melakukan wawancara, masih berlangsung semifinal bolavoli putri dan putra. Tim Bola voli putri berhasil mengalahkan lawannya dan berhak bertanding di final besok. Sedangkan tim bola voli putra sampai berita ini diturunkan masih bertanding. (poenk)
 

PENSI SMAISAKA 25 TH

KOTAK BAND AKAN TAMPIL DALAM PUNCAK ACARA MEMERIAHKAN HUT SMAISAKA KE-25 
TENTUNYA KESEMPATAN INI SANGAT SAYANG UNTUK DILEWATKAN
KAMI UNDANG ANDA SEMUA UNTUK HADIR DI SMA ISLAM KEPANJEN
HARGA TICKET MASUK HANYA Rp. 15.000,-

Pantai Dream Land

Pantai Dreamland
Kabarkongo.com -- Kesempatan lain kami sempat mengunjungi wisata pantai yang dikenal dengan Dream Land, yang artinya tanah impian. Menurut cerita Guide Wayan, Penduduk Pecatu dulunya hidup sebagai petani. Tinggal di bukit yang mengandung kapur, membuat mereka benar-benar menggantungkan hidup dari hasil pertanian. Kemudian, datanglah proyek Pecatu Graha, yang disponsori oleh Tommy Soeharto di kala ayahnya masih berkuasa dulu. Rencananya, Pecatu Graha akan di jadikan sebuah komplek perumahan, dan objek wisata lain selain pantai.
patung depan pintu masuk
Walaupun tanah yang digunakan proyek Pecatu Graha ini merupakan tanah hasil “paksaan”, tapi penduduk Pecatu sangat berharap proyek selesai, dan mereka bisa menekuni bisnis lain dibidang pariwisata. Karena itulah lahan di sekitar pantai disebut dengan Dreamland (tanah impian), dan pantainya dinamakan Pantai Dreamland. Tapi, proyek ini akhirnya terbengkalai karena penguasa saat itu sudah terlanjur lengser

Pantai Dreamland berada di daerah bernama Pecatu. Masih di selatan pulau Bali. Tepatnya, beberapa kilometer sebelum Pura Uluwatu dari arah Denpasar. Pantai Dreamland dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, dan dikelilingi batu karang yang lumayan besar di sekitar pantai. Jalan menuju pantai ini melawati sebuah gunung yang sudah dibentuk datar bagian atasnya. Mungkin ini yang akan dirubah menjadi hotel atau resort.

anak bermain di danau kecil
Pantai Dreamland hampir mirip dengan Kuta, tapi jauh lebih indah. Pantai Kuta sudah terlalu banyak pengunjung, tapi tidak dengan pantai Dreamland. Oleh sebab itu, pemandangan di pantai ini berasal dari alam, bukan dari bikini. Pasir putih, batu karang, dan celah karang menjadi pemandangan yang begitu sedap dipandang. Air yang bening, dengan ombak yang cukup kencang, membuat pantai ini terlihat sempurna. Banyak wisatawan asing yang suka berselancar mengunjungi pantai ini, karena ombaknya sangat cocok untuk berselancar.
Hanya saja untuk menuju kawasan pantai, jalan yang dilalui agak memutar dan menggunakan anak tangga yang terjal meskipun itu sudah berupa bangunan semen cor.  Jalan ini harus dilalui karena  jalan terdekat ke pantai ini telah dibangun sebuah hotel bertingkat yang menghadap laut. Sebelum sampai ke tepi laut, Anda bisa juga berbelanja kaos atau oleh-oleh lain yang terdiri dari beberapa bedak penjualan.

Di pantai ini pula ada danau kecil yang terpisahkan dengan air laut meskipun airnya juga sama asinnya dengan air laut.  Danau atau tepatnya kolam ini dapat dijadikan alternatif lain bagi anak -anak untuk bermain pasir dan air. Jika ingin melihat keindahan pantai Dreamland, kita bisa memanjat tebing di atas pantai. Dari sini kita  bisa melihat lebih luas keberadaan pantai Dreamland. Bagi Anda yang belum pernah ke sini, ada baiknya sebelum ke Uluwatu Anda menyempatkan singgah ke pantai ini.

sumber :http://didats.net/page/pantai-dreamland-bali/

Rabu, 29 Desember 2010

Pura Taman Ayun : Sejarah kejayaan Kerajaan Mengwi

KabarKongo.com -- Tujuan wisata yang sempat kami singgahi adalah Pura Taman Ayun, yang terkenal dengan pura yang  di atas air. 

Berikut sejarah Pura Taman Ayun.
Taman Ayun itu, adalah sebuah pura yang terletak di Mengwi. Pura ini ada dekat dari Istana Mengwi. Taman ayun itu ada artinya loh, Taman itu adalah Taman, sedangkan Ayun artinya indah atau cantik. Jadi Taman Ayun adalah Taman yang Indah atau Cantik.Kawasan Pura in bener-bener asri dan cantik. Pura ini sudah lama berdiri di daerah Mengwi. Pura Taman Ayun ini dibuat pada tahun 1634 oleh raja Mengwi saat itu, yaitu I Gusti Agung Putu. Pura ini sempat dipugar kembali pada tahun 1934.

Kawasan Pura ini dibagi menjadi 3. Halaman Pertama disebut dengan Jaba, dimana kita bisa sampai sini hanya dengan melewati jembatan menuju gerbang. Begitu masuk di sana ada tugu kecil untuk menjaga pintu masuk dan di sebelah kanannya terdapat bangunan luas (disebutnya wantilan, sering ada pertemuan dan pentas seni disini). Di sini, juga ada tugu air mancur yang mengarah ke 9 arah mata angin. Saat kita naik sedikit ke tangga dan melewati gerbang, kita ke halaman berikutnya, di sebelah kanan jalan terdapat sebuah komplek pura kecil dengan nama Pura Luhuring Purnama. Selain itu ada aling-aling Bale Pengubengan (balai yang bersifat negatif, dimana di Dalam Pura juga nanti ada yang besifat positif, Biar Balance) yang dihiasi dengan relief menggambarkan Dewata Nawa Sanga, (9 Dewa penjaga arah mata angin). Di sebelah timur halaman ini ada satu pura kecil disebut Pura Dalem Bekak, sedangkan di pojok sebelah barat terdapat sebuah Balai Kulkul ( Kulkul adalah alarm dan alat komunikasi Tradisional masyarakat) menjulang tinggi. di balai kulkul ini bagus banget kalo mau ambil foto pura dan areal Taman Ayun dari atas. 

Areal ke Tiga atau halaman terakhir adalah yang tertinggi dan yang paling suci. Disini hanya dibuka waktu upacara aja. trus hanya yang berkepentingan yang boleh masuk. Pintunya ada 3, yang paling tengah akan dibuka di saat ada upacara, tempat ke luar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya. Sedangkan Gerbang yang di kiri kanannya adalah untuk keluar masuk kegiatan sehari-hari di pura tersebut. Di pura ini banyak sekali Meru (bangunan yang menjulang, yang atapnya berbentuk limas bertumpuk-tumpuk).
selain itu Pura Taman ayun ini di kelilingi oleh kolam, jadi kelihatan kalo Pura ini Mengambang di atas air .

Selain kawasan itu di belakang Pura juga ada taman. serta hamparan rumput hijau nan luas, serta banyak pohon. Di pojok kanan terdapat bangunan kecil yang terdapat banyak lukisan baik yang sudah jadi maupun dalam proses penyelesaian. Di bangunan ini juga terdapat barong yang biasa dipakai baground photo bagi para wisatawan. Pura Taman Ayun ini  menyimpan banyak sejarah  perkembangan kehidupan kerajaan. Di sini juga banyak menyimpan cerita. Mulai berdirinya Kerajaan Mengwi sampai berkembang dan akhirnya Runtuh. Termsuk keinginan Raja untuk mempunyai hutan yang sekarang dikenal dengan nama Sange.

Letak Pura ini tidak begitu jauh dari kota Denpasar, hanya sekitar 25 menit perjalanan kita  sudah sampai di tempat.

sumber :http://wikansadewa.blogspot.com/

Catatan perjalanan hari ke 2

Kabarkongo.com -- Tujuan wisata Keluarga besar SMA Islam Kepanjen pada hari kedua adalah ; Pusat oleh-oleh Karang sari, Pura Taman Ayun, Joger 2 dan terakhir Bedugul.

Pagi hari jam 08.00 WTA, seluruh peserta check out dari hotel. Setelah sarapan pagi semua peserta naik bus dan mengawali perjalanan wisata ke Karang sari. Di tempat ini ada pusat oleh-oleh sebagaimana pusat oleh-oleh yang lain. Berbagai macam kaos, baju dan serta berbagai macam hiasan.

Setelah dirasa cukup, perjalanan menuju ke Pura Taman ayun. di Pura yang sekelilingnya terdapat kolam air ini peserta menyempatkan diri untuk melihat-lihat kegiatan dalam pura yang saat itu ada upacara. Beberapa peserta menyempatkan diri mengambil foto di dalam pura yang  luas ini. Ada eserta tpur yang berfoto bersama wisatawan dari Jerman. Dan ada juga yang foto dengan barong di sudut pura.

Sayangnya di pura ini tidak semua peserta boleh masuk.Terutama peserta putri yang saat itu berhalangan. Karena tempat ini disucikan oleh agama Hindhu, sebagai muslimpun kita wajib menghormati. Bagaimana kalau ada peserta putri berhalangan masuk ke pura? Saya tidak bisa menjawab. Mungkin gatelen kali.. hehehehe.

Tujuan berikutnya adalah Joger 2, yang letaknya searah dengan tujuan wisata terakhir Bedugul. Peserta yang belum pernah ke sini, masuk ke pusat kaos pabrik kata-kata yang sudah terkenal di Bali. Ada yang hanya melhat-lihat saja. Namun banyak juga yang belanja kaos yang tidak diproduksi di tempat lain. Joger 2 ini adalah cabang Joger 1 yang ada di daerah Pantai Kuta. Pengunjungnya ramai dan berdesak-desakan. Pembelipun saat akan membayar harus ngantri menunggu giliran. Oleh Joger, pembeli dibatasi membeli kaos maksimal 12 buah.

Setelah semua puas, selanjutnya perjalanan menuju lokasi terakhir Bedugul. Di tempat ini pula dijadualkan untuk makan siang. Sampai di Bedugul jam enunjukkan pukul 14.00 WITA.  Jadula makan siang sebenarnya sudah terlambat. Namaun saat di Bedugul, makan siang belum siap. Katnya masih menunggu nasinya masak. Wew., perut yang sudah keroncongan jadi tambah melilit. Apalagi yang mempunyai sakit mag. Merekapu harus bersabar. Sambil menunggu hidangan siap, banyak peserta yang menyempatkan melihat-lihat butik yang berjualan kaos dan oleh-oleh yang lain.

Karena perut dah lapar, meskipun nasi yang dihidangkan belum tanak betul, peserta mengganyang hidangan yang disediakan panitia. Peserta menyantap makanan sambil melihat danau bedugul yang  saat itu banyak wisatwan lain berperahu atau naik speedbooth mengelilingi danau.

Dan setelah dirasa cukup dan peserta kembali ke Bus. Kami semua melanjutkan perjalanan pulang dengan mengambil jalur elewati Singaraja. Dari Bedugul ini bus mengarah ke puncak dan turun dan bisa melihat obyek wisata Bedugul lain yang terdapat Pura indah yang lain. Karena sudah payah dalam perjalanan pulang banyak sekali peserta yang terlelap dalam tidurnya. (admin)




Senin, 27 Desember 2010

Perjalanan Tim Kabarkongo ke Bali

Danau Batur
Berikut ini saya sajikan catatan perjalanan Tim Kabarkongo.com.  Catatan perjalanan ini kami bagi menjadi dua session . Agar lebih gampang untuk selanjutnya cerita ini saya pergunakan istilah kami atau saya.

Hari Pertama
Kami berangkat dengan rombongan pada pukul 15.30 WIB, seusai sholat Azhar. Dengan menggunakan 3 bus, rombongan yang berjumlah kurang lebih 150 orang ini berangkat dengan didahului doa perjalanan yang dipimpin oleh guru agama di masing-masing bus.
Kami berdua berada dalam satu bus, yaitu bus 2. Yang menempati bus ini adalah orang-orang ke dua setelah Top Management (istilah ISO) / Kepala sekolah.  Secara umum perjalanan berjalan dengan lancar. Sekitar jam 21.30 WIB kami melaksanakan makan malam di daerah Situbondo. Di tempat ini pula para peserta melaksanakan jama’ ta’khir yaitu sholat Isya’ di jama’ dengan Sholat Magrib.

saat makan siang
Setelah selesai makan malam, kami melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Ketapang untuk menyeberang ke daerah tujuan. Karena bersamaan dengan libutan Natal dan banyaknya wisatawan yang juga ingin ke Bali, penyeberangan ke Gilimanuk agak mengalami kelambatan. Karena harus antri menunggu giliran naik Ferry. Sampai di Gilimanuk jam sudah menunjukkan pukul 02.15 WIB. Menurut perkiraan saya, rombongan tidak mungkin bisa mencicipi keindahan sunrise yang ada di Pantai Sanur. Karena dating sudah agak siang, kami langsung melaksanakan Chekin Hotel tempat kami menginap malam harinya, yaitu di Gatsu Hotel yang berada di Denpasar Bali.

Pada pembagian kamar, kami berdua harus terpisah. Karena  oleh panitia, peserta yang masih bujang dikumpulkan dengan para bujangan biar tidak mengganggu yang sudah berkeluarga.he..he. Seluruh peserta rombongan memasukkan barang bawaan ke hotel dan mandi pagi. Dilanjutkan dengan sarapan pagi dengan menu ala hotel di Bali dengan harga ekonomi.

Berikutnya panitia mengarahkan peserta tour ke lokasi wisata Kintamani yang terkenal dengan danau Batur dan Gunung berpasir. Perjalanan ke wisata ini memakan waktu kurang lebih 4 jam. Sampai di tempat ini jam sudah menunjukkan pukul 14.00 WITA.

Di daerah wisata yang berada di pegunungan ini, hawanya sangat sejuk. Dari atas tebing terlihat keindahan danau Batur yang terlihat jauh di bawah kami berada. Kami hanya bisa memandangi keindahan alamnya dan mengambil obyek-obyek  foto, baik pemandangan maupun foto keluarga.

Dari lantai dua hotel tempat kami makan siang, keindahan alam ini semakin terasa. Sayangnya tidak ada jadual untuk lebih mendekat ke danau Batur tersebut. Karena harus mencukupkan waktu kamipun melanjutkan perjalanan ke hotel. Namun sebelum ke hotel oleh Guide kami diajak ke pusat oleh-oleh Kresna. Peserta diberikan kesempatan untuk menghamburkan uang saku dengan membeli oleh-oleh di sini. Baik berupa jajanan maupun kaos, baju maupun jenis oleh-oleh yang lain.

Di pusat jajanan dan oleh-oleh Kresna ini waktu sudah semakin larut. Kamipun tidak ada waktu lagi mengunjungi obyek wisata yang lain. Perlu diketahui, tour ke Bali kali ini memang mengambil obyek wisata yang tidak biasa dikunjungi oleh wisatawan dari Jawa. Obyek-obyek yang dikunjungi kali ini arahnya banyak yang menyimpang dari daerah tujuan wisata seperti Pantai Kuta, Pantai Sanur, Tanjung Benoa dll. Sehingga wisata ini banyak dilalui dengan perjalanan di atas bus pariwisata.

Tepat pukul 20.30 WITA kami sudah berada di Hotel. Peserta membersihkan diri di dalam kamar hotel yang selanjutnya melaksanakan makan malam. Bagi saya sendiri sebelum mandi dapat telepon dari teman yang ikut rombongan dan mempunyai saudara di Bali. Kami diundang makan malam di rumah saudaranya yang mempunyai usaha reparasi AC mobil. Saya bersama anak, Pak Imaddudin dan istri serta Pak Guponk dijemput mobil dan dibawa ke rumah saudara Pak Muriadi yang juga sebagai pengajar di SMPN 4 Kepanjen ini. Di sini saya menyantap menu yang tidak sama dengan yang disajikan di hotel. Saya berenam menyantap menu Ikan Bakar dengan sambal yang katanya sudah disiapkan sejak sore hari.

Dari cerita sambil makan ini akhirnya terungkap kalau adik Pak Muriadi baru saja pulang dari tanah suci menunaikan rukun Islam ke lima.Dan alhamdulillah sebelum pulang ke hotel kami sempat meminta safaat berupa doa dari orang yang baru saja menunaikan ibadah haji. Kan katanya do’a orang yang baru naik haji itu mujabah. Amien. (bersambung)

Kamis, 23 Desember 2010

Mendiknas : Apa anak didik akan dimanjakan terus?

Pendidikan Nasional Mohammad Nuh membantah pernyataan masyarakat tentang adanya keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa UN telah melanggar hak anak. Menurut Mendiknas, tidak ada keputusan MA yang menyebut UN telah melanggar hak anak, apalagi melarang diselenggarakannya UN.

Kalau tak ada UN, anak-anak akan jadi seperti apa, apakah anak-anak di Indonesia mau dimanja terus? -- Mohammad Nuh
"Kalau tidak ada ujian (UN), anak-anak akan jadi seperti apa, apakah anak-anak di Indonesia mau dimanja terus? UN itu melekat pada satuan pendidikan Indonesia," kata Nuh di Jakarta.
Sementara itu, ihwal ancaman Komisi X DPR RI yang tidak akan mengeluarkan anggaran UN jika masih dijadikan penentu kelulusan, Nuh tidak memberikan jawaban meyakinkan.
"Masalah anggaran itu bukan domain kita, domain kita adalah pendidikan," tegas Nuh.
Dia menyarankan, masyarakat perlu melihat situs Kementerian Pendidikan di Amerika Serikat. Di situs tersebut, kata dia, dijelaskan bahwa untuk melakukan revolusi pendidikan UN di AS sangat penting.
"Di sini UN yang jelas ada kok malah ingin ditiadakan," ujar Nuh.
Sementara itu, Armin A Luistro, Secretary of Education of the Philippines, mengatakan, di negaranya UN tidak dijadikan penentu kelulusan.
"Di negara kami UN ada, tetapi tidak dijadikan penentu kelulusan, hanya dijadikan pemetaan. UN ada dari SD-SMA," tandas Armin.

Mobil terbang, hanya 2 milyard

Kabarkongo.com - Info Internasional dari Virginia. Pada awal 2009, dunia dikejutkan dengan penerbangan perdana dari Transition Roadable Aircraft atau TRA yang menggunakan mobil berkemampuan mengudara ciptaan Terrafugia. Nah, Terrafugia siap menjual mobil terbang itu ke publik pada 2011.

Perihal mobil bisa terbang, hal itu telah berkembang dalam beberapa tahun belakangan. Namun, belum ada satu pun orang yang terlihat mengoperasikannya di jalan umum atau di udara, apalagi dipasarkan untuk umum.

Boleh jadi, produk Terrafugia tercatat sebagai yang pertama. Kendaraan tersebut diklaim bisa terbang sejauh 700 km dengan kecepatan 175 km/jam. Saat di jalanan, mobil ini bisa dipacu dengan kecepatan 110 km/jam. Demikian seperti dikutip leftlanenews.com (30/12/2009).

Salah satu fitur kunci yang membuat TRA masuk akal digunakan dalam keseharian adalah kemampuan aktual untuk digunakan berkendara di jalan raya. Ia bisa parkir layaknya mobil biasa. Selain itu, kendaraan ini juga memiliki kemampuan melipat sayap hanya dalam waktu 30 detik, ibarat sebuah mobil convertible.

Terrafugia mengatakan, TRA diciptakan dengan maksud membuat kendaraan yang fleksibel. Artinya, kendaraan ini memungkinkan pengemudi pergi ke bandara atau sebaliknya tanpa harus memikirkan lahan parkir tambahan.

Nah, Anda yang tertarik punya mobil terbang ini bisa langsung booking dengan uang pangkal 10.000 dollar AS (Rp 95 juta). Ketika pesanan sudah jadi, siapkan lagi dana senilai 185.000 dollar AS (Rp 1,75 miliar).

(source: kompas.com)



Selasa, 21 Desember 2010

Misteri Gaya Gravitasi

miring
Satu lagi fenomena alam yang menjadi pukulan berat bagi hukum Gravitasi Newton. Di wilayah Santa Cruz, California terdapat suatu fenomena alam yang sangat menakjubkan,dimana ditempat itu banyak terjadi kejanggalan yang mungkin membuat kita clingak-clinguk kebingungan dan keheranan jika mengunjungi tempat tersebut.

Pasalnya,ditempat yang merupakan hamparan hutan subur itu hukum gravitasi seakan-akan sudah tidak ada artinya sama sekali,semua pepohonan berdiri miring dengan arah kemiringan yang sama bahkan bisa dibilang hampir tumbang.Banyak orang yang menyebut tempat ini "titik misterius".

Jika manusia berada disekitar "titik misterius" sekalipun, seluruh badannya tanpa dikehendaki juga ikut-ikutan miring,walaupun berusaha untuk berdiri dengan tegak,hasilnya akan sama saja.

Anehnya,walaupun dalam keadaan posisi yang miring dalam sekala yang besar,seluruh benda yang ada tidak akan terjatuh atau kehilangan keseimbangannya.Jika mencoba berjalan,langkah kita tetaplah stabil dan berjalan tanpa kesulitan walaupun dalam posisi miring.

Bila berkunjung ketempat ini,kita bisa melihat keanehan-kenehan seperti rumah yang terlihat hapir roboh (padahal sebenarnya masih kokoh), sapu yang bisa berdiri sendiri dalam keadaan yang miring,manusia yang dapat berdiri ditembok,dan keanehan-keanehan lainnya.

Parahnya lagi,dengan adanya fenomena ini,hewan-hewan hutan ngga’ ada yang mau nongkrong dan mencari makan disekitar "titik misterius",meraka mungkin ketakutan atau bagaimana?

"Mystery Spot" bisa membuktikan akan kelemahan teori Gravitasi,Sir Issac Newtondengan hukum gravitasinya menyatakan bahwa semua benda akan ditarik kearah semua benda lainnya oleh kekuatan gravitasi.

Kekuatan ini tergantung pada seberapa banyaknya zat yang tergantung dalam benda dan pada jarak diantaranya. Hukum itu menerangkan mengapa orbit planet dan bulan berbentuk elips.Hukum itu menerangkan juga gerak semua benda dalam alam semesta yang mahaluas. Dengan adanya fenomena ini,hukum gravitasi Newton yang bertahan kurang lebih selama 4 abad mungkin sudah saatnya untuk direvisi. Namun sampai saat ini,Para Ilmuwan belum dapat menjelaskan bagaimana fenomena ini bisa terjadi,mungkin masih menunggu beberapa waktu lagi untuk memecahkan misteri ini,atau mungkin teman-teman sudah mempunyai sebuah teori atau argumen untuk memberi pencerahan bagaimana fenomena ini bisa terjadi?

Sebenarnya,fenomena-fenomena seperti ini tidak hanya terjadi diwilayah Santa Cruz,California saja,tetapi ditempat lain juga bisa ditemukan. Memang kebanyakan berada di USA,tapi di wilayah Eropa juga dapat ditemui tempat seperti ini,contohnya disekitar Warsawa,Polandia. Oh iya,aq baru ingat, hal serupa juga ada disebuah wilayah di China,namun yang ini berupa tanjakan jalan raya. Uniknya ditempat itu seluruh benda beroda/yang mudah menggelinding akan tertarik menuju keatas tanjakan,padahal jika dipikir secara logika hal tsb sangatlah tidak masuk akal.

Senin, 13 Desember 2010

Serba-serbi liputan HUT PGRI dan Hari Akasara Internasional 2010

Kabarkongo.com-- Berikut ini saya ingin berbagi pengalaman bagaimana rasanya meliput suatu kegiatan berskala regional. Pengalaman ini adalah yang pertama bagi saya sebagai seorang kontributor  amatir  situs www.kabarkongo.com dan www.infokepanjen.com .  

Berikut ulasan yang bisa saya berikan:.

Kedatangan saya pada acara Hari Guru, HUT PGRI ke-65 dan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 45 adalah sebagai salah seorang partisipan atas kegiatan yang memang melibatkan para guru yang notabene anggota PGRI. Sejak acara gladi resik dilaksanakan saya sudah menempatkan diri di dekat panggung. Dengan bersenjatakan sebuah HP bercamera 3,2 Megapixel, saya  mengabadikan setiap acara gladi yang ditampilkan. Dalam benak saya hanya ada pikiran pokoknya dapat momen meskipun tidak bisa mengambil dengan zoom karena hanya menggunakan camera HP.

Meskipun saya sempat meninggalkan tempat acara karena diundang teman lama yang berdinas di Banyuwangi yang katanya ingin ngajak reuni dengan makan sate pojok. Saya bisa kembali ke tempat acara saat H. Qomar sedang memberikan sambutan. Namun karena dari kejauhan saya tak bisa mengabadikan anggota DPR RI yang dulunya seorang pelawak ini. Apalagi saya sendiri sebelumnya tidak tahu kalau yang memberikan sambutan itu adalah Bang Qomar, jadi saya tidak berusaha untuk mengambil gambarnya. 

Namun, tiba-tiba insting saya menggerakkan langkah kaki saya untuk mengelilingi belakan panggung menuju tempat kumpulnya para wartawan media cetak nasional di bagian kanan panggung. Hasilnya jeprat-jepret saya abadikan Pakde Karwo yang sedang berpidato memberikan sambutan. Tak terasa saya sudah berada dibarisan depan batas para wartawan meliput acara. Saya tengok kanan kiri semua menggunakan camera tele. Bahkan saat saya mengambil gambarpun sempat ditegur wartawan televisi karena tangan saya berada di depan lensanya. Dan saya cuek saja. 

Selesai acara sambutan pakde Karwo, disusul dengan acara pemberian penghargaan kepada orang-orang berprestasi. Ternyata di dalam acara tersebut tercantum nama Bapak H. Rendra sebagi Bupati Malang yang berhak menerima penghargaan. Karena terlalu dekat dengan posisi H. Rendra saya sempat diminta agak mundur oleh petugas protokoler. Saya berusaha mengabadikan Bapak Bupati yang baru saja dilantik ini. Jarak saya dengan beliau tidak sampai satu meter. Saya berhadapan langsung dengan sisi kanan badan beliau. Yah, sekenanya saja saya abadikan bapaknya orang Kabupaten Malang ini. Karena terlalu dekat saya agak bingung mengambil dari arah depan. Sampai-sampai camera saya arahkan dari arah bawah Bapak Bupati Malang berdiri. 
Setelah selesai acara pemberian penghargaan , saya tidak berusaha untuk meninggalkan tempat sebagaimana wartawan yang lain, saya mengambil tempat pas di kanan panggung. sambil mengavadikan kegiatan Sendra Tari dari Sanggar Kegiatan Belajar Kab. Malang, pimpinan Bapak Bambang HS yang baru saja mantu di Tumpang. He..he..he.. kok tahu saja?, ya tahulah wong saya juga ada di sana saat beliau Mantu, karena juga kadapuk NgeMCe temu mantennya di gedung PGRI Poncokusumo.(ga' nyombong lho).

Momen penting lainnya adalah saat bapak Gubernur Jatim akan meninjau stand pameran. Pakde Karwo julukannya sempat memberikan ucapan selamat kepada Tim paduan Suara dari siswa-siswi SMP Negeri 4 Kepanjen. Saya ikuti saja beliau dari belakang bersama bude yang sedang bersalaman dengan siswa dan guru pendamping. Di kesempatan lain saya minta camera guru SMP Negeri 4 Kepanjen dan saya minta teman guru ini untuk pose bersama pakde Karwo dan istrinya yang sangat cantik seperti Pergiwo seperti lagu yang dibawakan oleh anggota PGRI Tumpang. 

Dan yang terakhir saat saya lihta bapak H. Rendra Bupati Malang diwawancarai oleh salah seorang wartawan saya lagsung mengabadikan meskipun tanpa permisi. Saya lihat dibelakang beliau ada Bapak H. Suwandi Kepala Diknas Kabupaten Malang dan saya persilahkan untuk bersanding dengan bapak Bupati  untuk saya abadikan. Wow... ternyata asyik juga yah bisa mengabadikan para penggedanya Jawa Timur dan Kabupaten Malang. Sungguh jadi pengalaman yang monumental.Jika ingin melihat foto eksklusif yang lain silahkan  masuk ke facebook poenk.kabarkongo (poenk)

Minggu, 12 Desember 2010

Hari Guru, HUT PGRI -65 dan Hari Aksara Internasional-45 di Kandang Arema

menyanyikan Lagu Pakde Karwo
Perayaan Hari Guru, HUT PGRI ke-65 dan Hari Aksara Internsional (HAI) ke-45 dilaksanakan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Seluruh perwakilan dari Kabupaten dan Kota se Jawa Timur hadir tumplek blek di Stadion kandang Arema ini. Pejabat tinggi yang hadir pada kesempatan ini adalah Pakde dan Bude Karwo (Gubernur Jawa Timur) didampingi seluruh jajarannya dan Bupati Malang H.Rendra Krisna didampingi Kadiknas Kab.Malang H. Suwandi. Hadir pula anggota DPR RI yang membawahi bidang pendidikan pelawak kondang  H Qomar serta ketua PGRI Jawa Timur Prof. Titin.

Tema dalam kegiatan adalah: " Memacu Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan Guru yang Profesional, Bermartabat dan Sejahtera - Tingkatkan keberaksaraan untuk membangun keadaban karakter bangsa". 

Stand Pameran Kab. Malang
Dalam kegiatan ini, perwakilan masing-masing kabupaten kota menampilkan stand pameran yang berisi tentang keunggulan daerahnya di bidang pendidikan. Berbagai macam atraksipun ditampilkan dihadapan Gubernur Jawa Timur dan undangan yang hadir. Dari Kabupaten Malang sendiri, menampilkan beberapa grup Drum band ( Univ. Kanjuruhan Malang, Soerjo Alam Ngajum Drum Band, SMPN 1 Kepanjen ), Panembromo, Karawitan dan Campursari.

Anggota PGRI Kabupaten Malang cabang Tumpang menampilkan lagu ciptaannya tentang pakde Karwo, yang kasetnya diberikan kepada Pakde Karwo sebagai hadiah. Adapun isi dari lagut yang berirama campursari ini adalah ungkapan terima kasih guru kepada Pakde Karwo yang telah menunjukkan kepedulian kepada dunia pendidikan khususnya Jawa Timur. Ungkapan pesan dan doa tansah eling, migunani, pangarsudi lelaku lan handarbeni, bisa menjadi tuladha masyarakat dan bangsa.     

sendra tari

Sebelum akhir acara, sanggar belajar Kabupaten Malang di bawah asuhan Bapak Bambang Soepomo, menampilkan sebuah Sendra Tari tentang pendidikan.    

Rabu, 08 Desember 2010

Tradisi Suroan di Gunung Kawi.

KabarKongo.com Ribuan warga Malang Raya menghadiri ritual Gunung Kawi yang berada di Desa Wonosasi Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang, Selasa  7 Des 2010 dalam rangka perayaan datangnya tahun baru Islam 1432 H.

Ritual Gunung Kawi yang digelar tepat tanggal 1 Muharram atau juga dikenal dengan 1 Syuro diisi dengan beberapa kegiatan antara lain kirab kesenian yang diikuti oleh wargaWonosari, tabur bunga di makam Gunung Kawi Peserta kirab kesenian yang diikuti banyak  wargaj uga menampilkan patung dan sesaji serta beberapa komoditas hasil pertanian di lereng Gunung seperti ketela dan padi.


"Ini adalah satu bentuk syukur masyarakat Gunung Kawi pada yang Maha Kuasa. Selain itu sebagai penghormatan sesepuh gunung Kawi yaitu Eyang Djugo dan Raden Mas Imam Sudjono,"


Menurut dia, kegiatan ritual gunung Kawi pada tanggal 1 Syuro merupakan agenda tahunan yang didukung penuh oleh pemerintah Kabupaten Malang dan telah dimasukkan pada kalender wisata selain wisata pantai dan agrobisnis.


"Kirab kesenian ini akan ditutup dengan pembakaran ogoh-ogoh yang merupakan simbol keangkaramurkaan di muka bumi ini. Kami berharap dengan agenda ini seluruh masyarakat bisa bebas dari sangkakala (cobaan)," katanya menambahkan.


Pelaksanaan pembakaran ogoh-ogoh akan dilakukan di halaman makam gunung Kawi. Sebelum dibakar, ogoh-ogoh tersebut dibawa keliling desa oleh puluhan warga dengan menggunakan kostum layaknya ogoh-ogoh.


Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan ini selain digunakan untuk melestarikan budaya yang ada juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian warga Malang.

Area wisata yang masuk Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang dari pantauan kabarkongo.com sejak kemarin siang, sudah banyak didatangi para wisatawan lokal dari berbagai penjuru tanah air.
Selain datang dari wilayah Malang Raya, tak sedikit para pengunjung dari Kota Surabaya, Jogjya, Semarang hingga sejumlah wisatawan dari daerah Kalimantan. Agenda liburan itu kerap dilakukan setiap tahunnya saat memasuki tahun baru Islam pada 1 Muharram ini.

Menurutnya Agus  seorang pengunjung dari Surabaya, Punden Gunung Kawi adalah tempat yang indah dan sangat bagus untuk melakukan serangkaian ritual keagamaan. Meski sejumlah tempat dilokasi Gunung Kawi masih belum terbangun maksimal usai kebakaran beberapa waktu lalu, dirinya berikut sejumlah keluarga tidak merasa terganggu.

Biasanya, kunjungan keluarga untuk sekedar menghabiskan liburan. Pasalnya, jika mendekati 1 Muharram ada kirab budaya yang selalu menarik minat pengunjung untuk melihat langsung pawai budaya dari masyarakat sekitar gunung kawi.

“Anak saya paling suka arak-arakan digunung kawi. Itu sebabnya, kami bermalam dua hari untuk melihat arak-arakkan yang akan dilangsungkan sore ini,” tambah Agus Sudibyo.
Sementara itu, Pengurus area wisata religi Gunung Kawi, Nanang Yuwono juga mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, kirab budaya 1 Muharram selalu diadakan oleh masyarakat sekitar gunung kawi.

Pada kirab hari ini, rute seperti biasa akan memutari komplek religi gunung kawi. Acara dimulai dengan mengumpulkan seluruh masyarakat yang berdandan mulai dari pasukan pembawa ubo rampe, pasukan tumpeng, serta sejumlah warga yang berdandan bak raksasa sambil memanggul patung besar berupa ogoh-ogoh.

Simbol ogoh-ogoh yang pada akhir acara nanti dilakukan pembakaran, bermaksud membunuh dan memberangus sifat keangkara murkaan manusia.

Sehingga, massyarakat gunung kawi dan sekitarnya bisa terhindar dari segala macam angkara murka dan selalu dekat pada Allah SWT. “Kirab budaya akan dimulai sore ini. Hal itu untuk menyambut datangnya tahun baru Islam dan pergantian menuju Bulan Suro,” terang Bapak Nanang

http://m.beritajatim.com

Selasa, 07 Desember 2010

Imunisasi siswa SDN Sukorejo 01

KabarKongo.com--Puskesmas Gondanglegi Imunisasi anak Sekolah Dasar (SD) se Kecamatan Gondanglegi, Untuk SD Negeri Sukorejo 1 mendapat giliran hari Rabu 1/12/2010 Imunisasi dilakukan untuk memberikan kekebalan tubuh pada anak-anak SD agar tidak mudah terkena penyakit.
Imunisasi hanya diberikan kepada Anak Kelas I sampai Kelas III. Imunisasi ini dilaksanakan oleh bidan desa Sukorejo ( Fritanti Rulik Afriani ) yang telah ditunjuk oleh Puskesmas Gondanglegi.dibantu oleh bidan desa Panggungrejo Gondanglegi.

Dipaparkan oleh bidan desa tersebut bahwa, untuk siswa Kelas I SD diberikan DT (Diphtery). Imunisasi DT memberikan kekebalan aktif terhadap toksin yang dihasilkan oleh kuman penyebab difteri dan tetanus. Sedangkan kepada siswa kelas II dan III, diberikan TT (Tetanus Toksoid) memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit tetanus.
Imunisasi hanya fokus kepada anak-anak karena sistem kekebalan tubuh anak-anak masih belum sebaik orang dewasa, sehingga rentan terhadap serangan penyakit berbahaya. Imunisasi tidak cukup hanya dilakukan satu kali, tetapi harus dilakukan secara bertahap dan lengkap terhadap berbagai penyakit yang membahayakan kesehatan dan hidup anak.
Tujuan imunisasi untuk mengurangi angka penderita suatu penyakit yang sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Beberapa penyakit yang dapat dihindari dengan imunisasi yaitu seperti hepatitis B, campak, polio, difteri, tetanus, batuk rejan, gondongan, cacar air, TBC dan lain sebagainya, terang Fritanti Rulik A..
Sementara Kepala SDN Sukorejo 1 Gondanglegi mengatakan sangat berterima kasih kepada Puskesmas Gondanglegi dan pemerintah yang terkait pemberian imunisasi kepada anak didik. Program ini sangat mendukung karena untuk kesehatan anak didik kami.
“Kalau bisa kami minta kegiatan ini rutin dibuat sesuai dengan prosedurnya, agar anak didik kami tetap sehat dan tidak mudah kena penyakit,” demikian ungkap dari kepala SD Sukorejo1.

sumber : sukorejo01.blogspot

Cerita lain dari Kongo

KabarKongo.com -- Ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa “untuk berdamai maka mulailah perang.” Akhir sebuah peperangan ataupun konflik di sebuah wilayah selain membuahkan perdamaian, kadang juga tidak pernah terduga. Keadaan yg tidak terduga ini dapat berupa macam-macam bahkan tidak masuk akal, diantaranya adalah semakin populernya salah satu jenis kendaraan roda dua yakni Vespa.

Perang yang berkecamuk di benua Afrika dalam dekade 1960'an memberikan dampak yang irasional terhadap popularitas Vespa khususnya di tanah air tercinta ini. Sebagai bagian dari kepedulian Bangsa Indonesia terhadap perdamaian dunia, maka setelah berakhirnya Perang Congo (negara ini beberapa kali berganti nama Congo, Zaire, Congo) tanggal 31 Juli 1960 PBB mendaulat Republik Indonesia untuk mengirimkan pasukannya guna menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian di Negara Congo. Wujud kepedulian yang tinggi atas perdamaian dimuka bumi, Bangsa Indonesia mengutus pasukan terbaiknya ke Congo dengan sandi Pasukan Garuda Indonesia melalui beberapa kali pendaratan.


Setelah tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian diselesaikan, Pasukan Garuda Indonesia menerima tanda penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia, dimana salah satunya berupa Vespa (dari beberapa sumber mengatakan bahwa dalam pemberian itu juga ada yang berbentuk uang dan beberapa peti jarum jahit). Terlihat disini Vespa sesungguhnya telah mengikat kita (para scooteris) dengan bangsa kita dalam kancah internasional, walaupun tidak pernah tertulis dalam tinta emas sejarah republik ini.

Menarik disimak bahwa penghargaan Vespa tersebut juga tidak terlepas dari tradisi dalam dunia kemiliteran. Beberapa sumber mengatakan bahwa untuk Vespa yang berwarna hijau 150 cc ditujukan bagi tentara yg lebih tinggi tingkat kepangkatannya, sementara yang berwarna kuning dan biru 125 cc untuk tingkat kepangkatan yang lebih rendah. Selain itu guna melengkapi jati diri atas Vespa dimaksud juga di sematkan tanda nomor prajurit yang bersangkutan, pada sisi sebelah kiri handlebar (stang) yang berbentuk oval terbuat dari bahan kuningan serta sebuah piagam penghargaan yang menyertainya.

Setelah itu maka pada tahun-tahun tersebut ramailah Vespa dengan sebutan Vespa Congo berseliweran di jalan-jalan, sebuah Vespa baru yang menambah tipe Vespa sebelumnya telah hadir. Kondisi ini ternyata juga memberikan dampak positif bagi penjualan Vespa di tanah air saat itu. Vespa Congo yang berbentuk bulat telah memberikan konstribusi berupa iklan gratis bagi importir Vespa di Indonesia. Perkembangan ini kemudian menimbulkan semacam stigma disini bahwa Vespa yg berbentuk bulat ya…Vespa Congo.
Jadi jangan heran apabila saat ini generasi sebelum kita menyebut Vespa bulat dengan sebutan Vespa Congo, walaupun Vespa yang dimaksud sesungguhnya adalah Vespa keluaran tahun 1962 atau Vespa keluaran tahun 1965 misalnya (hal ini pernah penulis alami saat menanyakan pada seseorang yang cukup berumur sedang bersama vespanya dan dia bilang ini Vespa Congo…, ya…sudahlah).

Seiring dengan perjalanan waktu maka mulailah sebuah evolusi kepunahan atas Vespa Congo di tanah air terjadi. Banyak sebab yang menjadikan hal tersebut terjadi, seperti telah dijualnya Vespa dimaksud oleh pemilik aslinya atau ada beberapa bagian yang rusak berat sehingga sangat sulit untuk diperbaiki. Hal ini mengingat terbatasnya jumlah Vespa jenis tersebut yang disebabkan keberadaannya juga sangat signifikan dengan jumlah tentara kita yang menerima. Walaupun penulis pernah menemui Vespa jenis tersebut yang bukan milik Pasukan Garuda Indonesia (sepertinya pernah juga Vespa jenis tersebut masuk ke Indonesia melalui importir Vespa waktu itu ), namun tetap saja pasokan akan suku cadang maupun hal-hal lain yang menyertainya, seperti spakbor depan atau speedo meternya sangat minim tersedia. Tidak demikian halnya dengan Vespa jenis lain yang masih banyak diproduksi walaupun oleh rumah produksi lokal.

Dengan kondisi tersebut di atas maka Vespa Congo mulai masuk daftar sebagai salah satu The Most Wanted Vespa in Indonesia, yang dijadikan tunggangan scooteris maupun sebagai barang koleksi bagi kolektor Vespa.
Saudara Kandung Vespa Congo
alah satu keunikan Vespa Congo adalah Vespa jenis tersebut tidak diproduksi oleh Italy melainkan oleh German. Dengan berbahan baku plat baja yang lebih keras dari pada Vespa bulat umumnya, Vespa Congo memiliki tingkat kelengkapan lebih dari pada Vespa made in Italy yang umum beredar di Indonesia (VBB1T maupun VBB2T).

Vespa Congo adalah bukti penetrasi scooter produk Italy yang merambah dunia. Untuk dapat mengetahui hal ini dapat dimulai dari perkembangan Vespa di German.
Jacob Oswald Hoffmann adalah pemilik pabrik sepeda di Lintorf, sebuah kota yang terletak di Utara Dusseldorf. Dia membangun sendiri pabrik tersebut dengan membeli sebidang tanah yang diatasnya telah berdiri beberapa gedung bekas pabrik pacul/cangkul setelah berakhirnya perang. Suatu ketika pada awal 1949 ia mendapati beberapa foto vespa hasil jepretan wartawan berada diatas meja kerjanya. Dari sini ada perbedaan yang fundamental, kemudian Hoffman mencari tahu lebih banyak mengenai objek foto tersebut.
Kesempatan datang saat di Frankfurt Show, dimana Hoffmann dan Vespa bertemu langsung untuk pertama kalinya. Dari sana kemudian Hoffmann berkeinginan membangun pabrik Vespa di Lintorf. Ia kemudian mengajukan kepada Piaggio untuk diberikan lisensi membangun Vespa bagi pasar German.

Piaggio sangat mendukung permintaan Hoffmann tersebut. Mereka kemudian melihat secara langsung kemungkinan akan pasar Vespa di German dan mendapatkan bahwa Vespa dapat diterima oleh pasar German. Langkah berikutnya adalah mereka mengadakan pendekatan kepada beberapa importir, akan tetapi para importir tersebut tidak ada yang berminat. Penundaan ini diminimalisir dengan mempercepat penandatanganan kesepakatan kerjasama diantara keduanya, dan mulailah Hoffmann sebagai pemilik lisensi utama atas produk Vespa untuk seluruh German Barat juga sebagian pasar Vespa di bagian Utara negara tersebut dan berhak atas export ke Belanda, Belgia serta Denmark. Pertanggung jawaban penjualan untuk wilayah bagian Selatan negara tersebut ditangani oleh Vespa Marketing GmbH di Frankfurt.

Vespa ternyata cepat populer di German, media massa mengangkatnya sebagai produk yang inovatif dan stylis serta memuji Piaggio atas ciptaanya berupa kendaraan transportasi roda dua yang sangat menarik. Tahun 1953, pabrik Hoffmann telah memproduksi lebih dari 400 unit Vespa setiap minggunya. Akan tetapi memasuki tahun-tahun berikutnya angka produksi menurun hingga setengahnya. Dalam kondisi perekonomian German yang tidak menguntungkan tersebut, Hoffmann percaya akan jalan keluarnya yaitu tetap pada jalur kompetisi dan ia menciptakan Vespa dengan performa yang lebih bagus.

Kemudian ia menciptakan Vespa dengan sebutan model Konigin yang terlihat gagah dengan ditambahkan sentuhan chromm serta lampu depan dan lain sebagainya. Biaya pengembangan Konigin ternyata sangat mahal, dan membahayakan kondisi keuangan Hoffmann. Pembuatan scooter jenis baru lainnya juga menjadikan kerjasama antara Hoffmann dengan Piaggio terputus, memasuki awal tahun 1955 kongsi keduanya bubar.

Piaggio kemudian menjalin hubungan dengan Messerschmitt Co., yang kemudian mengeluarkan produksi Vespa pertama di tahun 1955. Mereka mengeluarkan dua model yaitu 150 Touren dan GS yang diklaim lebih dahsyat. Mereka juga menyediakan purna jual dan service serta spare part bagi Vespa produksi Hoffmann. Kerjasama ini berlanjut hingga akhir tahun 1957.

Setelah itu berdirilah Vespa GmbH Augsburg, perusahaan patungan antara Piaggio dan Martial Fane Organisation, kongsi ini kemudian juga menyediakan beberapa bagian bagi Vespa Messerschmitt. Kedua model yang dibuat saat kongsian dengan Messerschmitt (150 Touren dan GS) kemudian dikembangkan dengan beberapa modifikasi. Selain itu Vespa GmbH Augsburg juga melahirkan Vespa 125 cc yang pertama kali diperkenalkan dalam tahun 1958. Produksi berlanjut hingga tahun 1963, yang merupakan saat puncak perubahan scooter dan produksinya yang sudah tidak terlalu banyak. Pada kelanjutannya German kemudian mengimpor Vespa langsung dari Italy.

Dari uraian tersebut di atas dimanakah saudara kandung Vespa Congo kita sebenarnya? Ada beberapa hal yang patut diperhatikan disini yaitu, pertama dari sisi tahun kerjasama antara Piaggio dengan beberapa perusahaan di German dan kedua dari sisi tahun serta nomor produksi yang menyertai Vespa Congo itu sendiri. Dari penulusuran penulis terhadap beberapa Vespa Congo yang ada berdasarkan tahun keluaran dalam BPKB adalah tahun 1958 hingga 1963, hal ini sangat sinkron apabila dikaitkan dengan selesainya tugas Pasukan Garuda Indonesia saat menjadi pasukan penjaga perdamaian di Congo. Untuk kurun waktu tersebut maka kerjasama antara Piaggio dengan Hoffmann tidak masuk hitungan. Hal ini disebabkan kongsian keduanya bubar di tahun 1955 dan produk dari kerjasama itupun berbentuk Vespa dengan model stang sepeda dan menggunakan Fender Light. Kerjasama kedua Piaggio di German bersama Messerschmitt. Dari kerjasama inilah keluar produk Vespa GS yang sering disebut di Indonesia GS versi German dan 150 Touren yang merupakan cikal bakal Vespa Congo kita, akan tetapi kongsian itupun tidak bertahan lama karena di tahun 1957. mereka bubar. Namun pengembangan GS dan 150 Touren terus berlanjut, saat Piaggio kerjasama dengan Martial Fane Organization dengan mendirikan Vespa GmbH Augsburg 1958, dari kerjasama inilah kemudian lahir apa yang kita sebut sebagai Vespa Congo

Senin, 06 Desember 2010

Kuota CPNS Kab. malang

Pemkab Malang hanya mendapat jatah 215 orang CPNS dari pengajuan sebanyak 400-an orang untuk masuk dalam formasi umum tahun ini. CPNS yang baru itu diproyeksi menggantikan PNS yang pensiun mencapai 694 orang. Dibandingkan dengan formasi pada tahun lalu, kuota tahun ini turun, karena pada penerimaan CPNS 2009 lalu perlu 324 orang.
 “Penurunan ini mungkin juga dikaitkan dengan kemampuan anggaran. Apalagi di sisi lain, pemerintah juga melakukan pendataan atas tenaga honorer. Disisi lain jumlah PNS yang pensiunan belum termasuk yang mengajukan pensiun dini atau mendapatkan hukuman dengan diberhentikan,” kata Tulus Hariyanto, Kepala BKD Kabupaten Malang, kemarin.
Tulus mengaku belum mendapat rincian pasti soal alokasinya, seperti latar belakang pendidikan dan kebutuhannya. Yang jelas, 215 CPNS itu nantinya sebanyak 100 CPNS untuk tenaga pendidikan, 67 CPNS untuk tenaga kesehatan atau medis dan 48 orang CPNS untuk tenaga teknis. Jumlah CPNS dan PNS di Pemkab Malang mencapai 18.274 orang. Dengan jumlah penduduk sekitar 2,7 juta jiwa, asumsinya tiap satu PNS melayani 134 orang (1:134).
Sementara untuk waktu pendaftaran, pihak BKD masih menunggu keputusan dari Menpan, meski saat rapat koordinasi dengan Sekdaprov Jawa Timur dihadiri seluruh Sekdakab/kota se Jawa Timur bersama Kepala BKD, jadwalnya tanggal 12 November mendatang. “Kalau ketetapan dari Menpan belum turun, masak harus memaksa diumumkan?” tegas Tulus.
Menurutnya, metode pelamarannya sama seperti tahun lalu melalui jasa pos dan melibatkan pihak ketiga untuk soal-soal tes CPNS-nya. Disisi lain, hasil pendataan seluruh tenaga honorer di lingkungan Pemkab Malang sudah menjalani pemberkasan.. BKD langsung mengirim data tenaga kependidikan ke Dindik Kabupaten Malang untuk diverifikasi oleh tim tujuh yang antara lain berasal dari Inspektorat dan BKD. “Untuk tenaga pendidikan saja ada 325 kardus yang berasal dari 33 kecamatan. Isinya cukup banyak antara lain berkas presensi, SK pengangkatan dan sebagainya,” terang Sutrisno, Sekretaris BKD.
Sementara yang non tenaga kependidikan, berkasnya masih ada ada di BKD. Khusus untuk mengangkut berkas tenaga honorer kependidikan, satu truk Satpol PP, setidaknya butuh empat kali angkut. Namun sejauh ini pihaknya belum mengetahui akan diapakan berkas-berkas tenaga honorer ini setelah diverifikasi. “Kami masih menunggu peraturannya,” pungkas Sutrisno

Daud "Cino" Jordan hanya butuh 19 detik KO lawan

Daud 'Cino' Jordan hanya membutuhkan 19 detik untuk memukul KO Damian David Marchiano dalam perebutan gelar kelas bulu WBO Asia Pasifik, Minggu 5 Desember 2010.

KabarKongo.com-- Daud Jordan tak membutuhkan waktu lama untuk mengkanvaskan Damian. Mendapat dukungan penuh dari penonton yg memadati Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Daud langsung tampil agresif.

Petinju kelahiran Ketapang ini hanya butuh waktu 19 detik untuk menaklukkan Damian. Hook kiri petinju kelahiran 10 Juni 1987 ini telak masuk ke pipi kanan Damian dan langsung membuat petinju asal Argentina tersebut terjatuh.

Wasit sempat memberikan hitungan sebelum akhirnya kubu Marchiano melempar handuk tanda dihentikannya pertarungan.
 
Ini adalah kemenangan pertama Daud sejak dikalahkan petinju Panama, Celestine Caballero, dalam pertandingan super champion versi WBA di Amerika Serikat, April 2010 lalu. (sumber : viva news)

Chris John menang mutlak

KabarKongo,c0m -- ChrisJohn berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA. Hasil ini diraih setelah ia menang angka atas petinju Argentina Fernando Saucedo hari Minggu, 5 Desember 2010.

Pertarungan yang digelar di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, ini berjalan membosankan. Saucedo lebih senang bertahan sambil sesekali mengeluarkan isyarat kalau pukulan-pukulan Chris sang super champion tidak terasa menyakitkan.

Di dua ronde pertama, kedua petinju masih terlalu berhati-hati. Baru pada dua ronde berikutnya Chris John sang Naga merengsek masuk menyerang.

Di ronde kelima Saucedo akhirnya berani menyerang. Namun pukulan-pukulannya tak ada yang bersih masuk. Demikian pula dengan Chris.

Ronde terbaik bagi sang juara bertahan ada di ronde ketujuh. Setidaknya tiga kali hooknya menghantam wajah Saucedo walau masih belum bisa menjatuhkan lawan.

Hingga  ronde terakhir pertarungan berlangsung dalam ritme yang nyaris sama. Chris sempat melepaskan berondongan pukulan di ronde 12 yang merepotkan Saucedo. Namun tak ada yang berhasil merobohkan sang lawan.

Pertarungan akhirnya selesai. Chris bisa mempertahankan gelar untuk ke-13 kalinya dengan kemenangan angka mutlak.Tiga juri yang bertugas masing-masing memberikan angka 119-109, 119-109 dan 120-108 semuanya kepada petinju tuan rumah. • (sumber : VIVAnews )