Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Kamis, 14 Oktober 2010

Jalan raya Kawi saat jam kerja dan sekolah


Tewur alias ruwet bin macet , itulah keadaan jalan raya Kawi di saat pagi hari jam kerja n jam anak sekolah. Situasi ini sudah terjadi sejak setahun lalu. Sekarang semakin bertambah tewur. Dengan banyaknya pengendara sepeda motor terutama bagi kalangan pelajar, maka semakin tewurlah jalanan. Apalagi banyak diantara pelajar sekolah yang tidak ngerti unggah-ungguh berkendara di jalan. Dengan seenaknya mereka menyalip kendaraan besar maupun sesama tanpa mengindahkan peraturan.

Kalau penulis amati, situasi jalan yang demikian ini diawali dari perempatan jalan di Desa Talangagung arah Gunung Kawi. Terus menurun menuju jembatan Metro jalan semakin penuh sesak. Sepeda motor anak sekolah berusaha mendahului kendaraan di depannya. Nampaknya mereka memburu waktu, agar tidak terlambat sekolah.

Nah, setelah melalui jembatan kali Sukun dekat kantor kecamatan Kepanjen, biasanya agak longgar. Namun di timurnya sedikit, di selatan SMAK Yos Sudarso tak jarang kemacetan kembali terjadi. Apalagi di daerah ini ada halte bus dan MPU. Ditambah lagi dengan adanya zebra cross karena adanya SDN Kepanjen I yang siswanya banyak dari arah seberang or Cepokomulyo. Untuk hari Senin s.d Jumat, masih terlihat bapak-bapak Polantas membantu menyeberangkan siswa SDN Kepanjen I. Namun pada hari Sabtu saat libur bagi Polantas dan banpol, cukup menyulitkan bagi siswa SDN Kepanjen I untuk menyeberang jalan meskipun di situ ada petugas penyeberangan dari tenaga PTT SD tersebut.
Sampai kapan situasi jalan ini akan terjadi? Akankah situasi ini teratasi saat Jalinbar dibuka? Ataukah semakin padat arus lalu lintas karena banyaknya anak-anak sekolah yang membawa kendaraan karena mudahnya orang mendapatkan cicilan sepeda motor. Jawabnya : Wallahu wa lam.

0 komentar: