Kabar kongo .com " Mangudi ing tumindak kang becik,lan sugih paring marang pepadan "

Sabtu, 03 Januari 2015

Benteng Pendem Nusakambangan Cilacap

Kabarkongo.com - Kakong Berbagi informasi dari Kodok Ngorek ( PKP2 ) Community. :




BENTENG PENDEM

Saat mampir ke Cilacap kurang lengkap jika tidak berkunjung ke lokasi Wisata Nusakambangan, Benteng Pendem dan Teluk Penyu. Sesuai dengan namanya, Sekilas jika dilihat dari luar benteng ini hanyalah berupa segundukan tanah, namun Benteng Pendem ini sesuai dengan namanya sebagian besar bangunannya berada di dalam tanah, cukup unik memang, karena bisa dibayangkan betapa sulitnya membangun benteng dalam tanah di jaman dahulu tanpa perlatan canggih seperti sekarang ini. Benteng ini dulunya dibangun oleh pihak Belanda, namun saat Jepang menginvasi Indonesia, diambil alih oleh Jepang, tapi setelah Jepang kalah, Benteng Pendem diambil alih lagi oleh Belanda. Fungsi benteng ini dahulunya untuk menghambat musuh mendarat di pantai Cilacap yang dikenal dengang Tanjung Intan.

Menurut cerita pada benteng ini terdapat sebuah terowongan yang langsung berhubungan dengan salah satu benteng di Pulau Nusakambangan. Yang berarti semacam terowongan bawah laut , hanya saja lorong itu masih misteri hingga sekarang.

Saat kami menyusuri benteng ini, di sebelah kanan pintu masuk terdapat barak-barak yang konon katanya untuk peristirahatan.  Di depannya  terdapat parit yang mengelilingi disekitar benteng. Sayangnya barak-barak yang ada nampaknya kurang terawat, karena di dalam barak terdapat banyak genangan-genangan air sehingga tidak bisa untuk istirahat para pangunjungnya.

Di bagian lain saya temukan area lapangan yang tidak begitu luas dengan beberapa binatang rusa di bawah pohon. Dan di sampingnya ada gudang mesiu juga ruang klinik pengobatan. Dibagian lainnya terdapat gudang mesiu, penjara, juga terowongan yang ditutup dengan jeruji besi.

Sejarah Benteng pendem (saya ambil dari blog Mas Jauhar M) adalah sebagai berikut,Pada 1853 Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan surat keputusan untuk membangun sebuah benteng besar berlanggam Eropa di Semenanjung Cilacap. Benteng yang kemudian dikenal sebagai Benteng Pendem ini merupakan tiruan dalam bentuk yang lebih kecil dari Benteng Rhijnauwen, benteng terbesar di Belanda.
Benteng Pendem selesai dibangun pada 1880. Saat itu benteng dilengkapi dengan 6 meriam besar ukuran 24 cm, 16 meriam perunggu ukuran 12 cm, 14 meriam kecil ukuran 8 cm, dan 4 mortar ukuran 29 cm. Peralatan tempur itu menempatkan Benteng Pendem sebagai benteng dengan peralatan tempur berat paling modern di Indonesia waktu itu. Intensitas penggunaan benteng sangat tinggi pada periode 1880-1890. Kemudian mulai meredup setelah 1890 sampai pecahnya Perang Dunia II. 
Pada saat masuknya tentara Jepang ke Indonesia, Benteng Pendem dijadikan markas tentara Jepang. Namun pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang kalah perang dengan pihak sekutu, Benteng Pendem Cilacap kembali ke tangan tentara Hindia Belanda sampai dengan tahun 1950.

Selama 2 tahun sampai dengan tahun 1952 Benteng dalam keadaan kosong dan tidak ada yang menempati, baru pada tahun 1952 akhir sampai dengan 1965 di jadikan markas Tentara Nasional Indonesia antara lain Pasukan Banteng Loreng. Dalam perjalanan sejarah, Benteng Pendem sempat di manfaatkan untuk markas latihan lintas hutan, gunung, rawa dan laut oleh Pasukan RPKAD (KOPASSUS) yang membangun Tugu Monumen Peluru 2 buah sebagai pintu utama masuk kedalam Komplek Benteng Pendem pada saat itu. 

Mulai tahun 1965 – 1986 lokasi Benteng termakan waktu bergelut dengan cuaca serta musim tak terusik, sampai Pemerintah melaksanakan Pembangunan Dermaga kapal, kantor dan tangki minyak untuk Pertamina dengan sebutan Area 70 memanfaatkan sebagian areal Benteng Pendem seluas 4 ha.

Tepatnya pada tanggal 26 November 1986 seorang warga Cilacap bernama Adi Wardoyo memberanikan diri untuk menggali dan menata lingkungan Benteng. Sejak tanggal 28 April 1987 resmi dapat dikunjungi dan terbuka untuk umum hingga saat ini.



Di depan Benteng pendem ini terdapat lokasi wisata Teluk Penyu, yaitu berupa deretan pasir menyusur pantai yang dengan leluasa bisa memandang Pulau Nusakambangan yang terkenal sebagai penjara khusus yang kategorinya penjahat kelas kakap. 

Minggu, 21 Desember 2014

Penutupan Porkab V Kab Malang

Kabarkongo.com - Kakong Berbagi informasi dari Kodok Ngorek ( PKP2 ) Community. :

Usai sudah perhelatan Porkab V kab. Malang yang dilaksanakan 15-21 Desember 2014, dengan menempatkan Kecamatan Tumpang sebagai Juara Umum, Kec. Lawang menempati peringkat ke 2 dan disusul Kec. Singosari menempati peringkat ke tiga. Data hasil perolehan medali di kantor Koni menunjukkan bahwa peringkat dihitung dengan skor, emas =4, perak=2 dan perunggu=1.

Sebelum upacara penutupan dimulai, digelar final pertandingan sepakbola antara kecamatan Lawang dengan kecamatan Turen yang dimenangkan Kec. Turen dengan skor 3-1 dan berhasil menambah perbendaharaan menjadi 6 medali emas, 13 perak dan 14 perunggu bagi Kec. Turen. Pada Porkab kali ini tuan rumah Kepanjen hanya meraih 10 emas, 5 perak dan 13 perunggu menempati peringkat ke 6.

Acara penutupan diawali dengan devile peserta, disambung unjuk kebolehan marching band dari SMA Negeri 1 Kepanjen dan diakhiri dengan laporan dan upacara penutupan. Juga disediakan panggung hiburan dankduth OM. Sonnata. Sayangnya pada acara akhir ini sudah banyak peserta n penonton yang meninggalkan tempat. Secara umum kegiatan Porkab V Kab. Malang ini berjalan sukses dan para juara diharapakan mempersiapkan diri untuk kegiatan Popda V yang akan dilaksanakan di Kab. Banyuwangi.
Urutan perolehan medali pada image berikut :

Sabtu, 06 Desember 2014

Surat Mendikbud tentang Penghentian Kurikulum 2013

Kabarkongo.com - Kakong Berbagi informasi dari Kodok Ngorek ( PKP2 ) Community. : 
Nomor : 179342/MPK/KR/2014 5 Desember 2014
Hal : Pelaksanaan Kurikulum 2013
Yth. Ibu / Bapak Kepala Sekolah
di
Seluruh Indonesia

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera bagi kita semua.

Semoga Ibu dan Bapak Kepala Sekolah dalam keadaan sehat walafiat, penuh semangat dan bahagia saat surat ini sampai. Puji dan syukur selalu kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan rahmat dan hidayahnya pada Ibu dan Bapak serta semua Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang telah menjadi pendorong kemajuan bangsa Indonesia lewat dunia pendidikan.
Melalui surat ini, saya ingin mengabarkan terlebih dahulu kepada Kepala Sekolah tentang Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan pelaksanaan Kurikulum 2013, sebelum keputusan ini diumumkan kepada masyarakat melalui media massa.

Sebelum tiba pada keputusan ini, saya telah memberi tugas kepada Tim Evaluasi Implementasi Kurikulum 2013 untuk membuat kajian mengenai penerapan Kurikulum 2013 yang sudah berjalan dan menyusun rekomendasi tentang penerapan kurikulum tersebut ke depannya.
Harus diakui bahwa kita menghadapi masalah yang tidak sederhana karena Kurikulum 2013 ini diproses secara amat cepat dan bahkan sudah ditetapkan untuk dilaksanakan di seluruh tanah air sebelum kurikulum tersebut pernah dievaluasi secara lengkap dan menyeluruh.

Seperti kita ketahui, Kurikulum 2013 diterapkan di 6.221 sekolah sejak Tahun Pelajaran 2013/2014 dan di semua sekolah di seluruh tanah air pada Tahun Pelajaran 2014/2015. Sementara itu, Peraturan Menteri nomor 159 Tahun 2014 tentang evaluasi Kurikulum 2013 baru dikeluarkan tanggal 14 Oktober 2014, yaitu tiga bulan sesudah Kurikulum 2013 dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Pada Pasal 2 ayat 2 dalam Peraturan Menteri nomor 159 Tahun 2014 itu menyebutkan bahwa Evaluasi Kurikulum bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai:
1. Kesesuaian antara Ide Kurikulum dan Desain Kurikulum;
2. Kesesuaian antara Desain Kurikulum dan Dokumen Kurikulum;
3. Kesesuaian antara Dokumen Kurikulum dan Implementasi Kurikulum; dan
4. Kesesuaian antara Ide Kurikulum, Hasil Kurikulum, dan Dampak Kurikulum.
Alangkah bijaksana bila evaluasi sebagaimana dicantumkan dalam pasal 2 ayat 2 dilakukan secara lengkap dan menyeluruh sebelum kurikulum baru ini diterapkan di seluruh sekolah. Konsekuensi dari penerapan menyeluruh sebelum evaluasi lengkap adalah bermunculannya masalah-masalah yang sesungguhnya bisa dihindari jika proses perubahan dilakukan secara lebih seksama dan tak terburu-buru.

Berbagai masalah konseptual yang dihadapi antara lain mulai dari soal ketidakselarasan antara ide dengan desain kurikulum hingga soal ketidakselarasan gagasan dengan isi buku teks. Sedangkan masalah teknis penerapan seperti berbeda-bedanya kesiapan sekolah dan guru, belum meratanya dan tuntasnya pelatihan guru dan kepala sekolah, serta penyediaan buku pun belum tertangani dengan baik. Anak-anak, guru dan orang tua pula yang akhirnya harus menghadapi konsekuensi atas ketergesa-gesaan penerapan sebuah kurikulum. Segala permasalahan itu memang ikut melandasi pengambilan keputusan terkait penerapan Kurikulum 2013
kedepan, namun yang menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini adalah kepentingan anak-anak kita.

Maka dengan memperhatikan rekomendasi tim evaluasi implementasi kurikulum, serta diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, saya memutuskan untuk:
1. Menghentikan pelaksanaan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang baru menerapkan satu semester, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2014/2015. Sekolah-sekolah ini supaya kembali menggunakan Kurikulum 2006. Bagi Ibu/Bapak kepala sekolah yang sekolahnya termasuk kategori ini, mohon persiapkan sekolah untuk kembali menggunakan Kurikulum 2006 mulai semester genap Tahun Pelajaran 2014/2015. Harap diingat, bahwa berbagai konsep yang ditegaskan kembali di Kurikulum 2013 sebenarnya telah diakomodasi dalam Kurikulum 2006, semisal penilaian otentik, pembelajaran tematik terpadu, dll. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi guru-guru di sekolah untuk tidak mengembangkan metode pembelajaran di kelas. Kreatifitas dan keberanian guru untuk berinovasi dan keluar dari praktik-pratik lawas adalah kunci bagi pergerakan pendidikan Indonesia.
2. Tetap menerapkan Kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang telah tiga semester ini menerapkan, yaitu sejak Tahun Pelajaran 2013/2014 dan menjadikan sekolah-sekolah tersebut sebagai sekolah pengembangan dan percontohan penerapan Kurikulum 2013. Pada saat Kurikulum 2013 telah diperbaiki dan dimatangkan lalu sekolah-sekolah ini (dan sekolah-sekolah lain yang ditetapkan oleh Pemerintah) dimulai proses penyebaran penerapan Kurikulum 2013 ke sekolah lain di sekitarnya. Bagi Ibu dan Bapak kepala sekolah yang sekolahnya termasuk kategori ini, harap bersiap untuk menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013. Kami akan bekerja sama dengan Ibu/Bapak untuk mematangkan Kurikulum 2013 sehingga siap diterapkan secara nasional dan disebarkan dari sekolah yang Ibu dan Bapak pimpin sekarang. Catatan tambahan untuk poin kedua ini adalah sekolah yang keberatan menjadi sekolah pengembangan dan percontohan Kurikulum 2013, dengan alasan ketidaksiapan dan demi kepentingan siswa, dapat mengajukan diri kepada Kemdikbud untuk dikecualikan.
3. Mengembalikan tugas pengembangan Kurikulum 2013 kepada Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pengembangan Kurikulum tidak ditangani oleh tim ad hoc yang bekerja jangka pendek. Kemdikbud akan melakukan perbaikan mendasar terhadap Kurikulum 2013 agar dapat dijalankan dengan baik oleh guru-guru kita di dalam kelas, serta mampu menjadikan proses belajar di sekolah sebagai proses yang menyenangkan bagi siswa-siswa kita.
Kita semua menyadari bahwa kurikulum pendidikan nasional memang harus terus menerus dikaji sesuai dengan waktu dan konteks pendidikan di Indonesia untuk mendapat hasil terbaik bagi peserta didik. Perbaikan kurikulum ini mengacu pada satu tujuan utama, yaitu untuk meningkatkan mutu ekosistem pendidikan Indonesia agar anak-anak kita sebagai manusia utama penentu masa depan negara dapat menjadi insan bangsa yang: (1) beriman dan bertakwa kepadaTuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, mandiri, demokratis, bertanggung jawab; (2) menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi; dan (3) cakap dan kreatif dalam bekerja. Adalah tugas kita semua untuk bergandengan tangan memastikan tujuan ini dapat tercapai, demi anak-anak kita.

Pada akhirnya kunci untuk pengembangan kualitas pendidikan adalah pada guru. Kita tidak boleh memandang bahwa pergantian kurikulum secara otomatis akan meningkatkan kualitas pendidikan. Bagaimanapun juga di tangan gurulah proses peningkatan itu bisa terjadi dan di tangan Kepala Sekolah yang baik dapat terjadi peningkatan kualitas ekosistem pendidikan di sekolah yang baik pula. Peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan tenaga kependidikan akan makin digalakkan sembari kurikulum ini diperbaiki dan dikembangkan.

Pada kesempatan ini pula, saya juga mengucapkan apreasiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah Ibu dan Bapak Kepala Sekolah berikan demi majunya pendidikan di negeri kita ini. Dibawah bimbingan Ibu dan Bapak-lah masa depan pendidikan, pembelajaran, dan pembudayaan anak-anak kita akan terus tumbuh dan berkembang. Semoga berkenan menyampaikan salam hangat dan hormat dari saya kepada semua guru dan tenaga kependidikan di sekolah yang dipimpin oleh Ibu dan Bapak. Bangsa ini menitipkan tugas penting dan mulia pada ibu dan bapak sekalian untuk membuat masa depan lebih baik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kebudayaan nasional.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Jakarta, 5 Desember 2014
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,
Anies Baswedan

Jumat, 07 November 2014

Toalson dan Pro-Ace menjadi Juara Grup Konas 3

Kabarkongo.com - Kakong Berbagi informasi dari Kodok Ngorek ( PKP2 ) Community. : 

Hari ke empat babak penyisihan Turnamen bulutangkis Konas 3 telah berakhir.  Dari masing-masing grup yang terdiri dari 4 tim yang bertanding saling ketemu, telah diketahui siapa juara dan runner up masing-masing grup. Perolehan juara dan Runner up grup ini sesuai dengan prediksi, meskipun perankingan dari hasil point yang diperoleh dari 3 pertandingan dan 3 pasang pemain, grup-grup unggulanlah yang berhak maju ke babak 4 besar. Secara lengkap perolehan total point masing-masing tim adalah sbb:

Grup Barat
1. Toalson  point 245 ( Juara grup)
2. Yonex    point 244 (Runner up)
3. Fly Power point 204
4. Li-Ning    point 200

Grup Timur
1. Pro Ace point 235 (Juara Grup )
2. Hi-Qua point 231 (Runner up )
3. RS Point 218
4. Astec Point 173

Selanjutnya pada hari Minggu malam besok pertandingan dilanjutkan babak semifinal dan babak final yang mempertemukan juara grup melawan Runner up grup secara silang.

Minggu, 02 November 2014

Acara Bersih Desa Talangagung

Kabarkongo.com - Kakong Berbagi informasi dari Kodok Ngorek ( PKP2 ) Community. :

Kegiatan bersih desa kang dilaksanaake ing desa Talangagung kecamatan Kepanjen wis rampung dina Sabtu wingi. Awan nganti sore digelar kegiatan karnaval umum desa kang dieloki kabeh RW sing cacahe 5. Kegiatan karnaval iki direbutno piala juwara, yaiku juwara tingkat RT kanti urutan RT 17, RT 26 lan RT 23.Dening juwara tingkat RW kadapuk RW 05 kang pialane diaturke dening Suwaji Camat Kepanjen bebarengan karo acar gelar wayang kulit.

Pagelaran wayang kulit ngruwat desa Talangagung mau bengi wasanane meriah banget. Penonton kang ora liya para penggemar wayang kulit, isih anteng temukaning pagelaran rampung. Ki dalang Wahyu Purbo Carito Gunung Kawi bisa nggawa swasana gegojekan marang penonton. Masiyo yuswane isih durung 20 tahun nanging ki dalang remaja iki bisa ndalang kanti sae kang wengi wingi mundut lakon " ADEG NEGARA AMARTA". Dening karawitan kang ngiring lelampahan wayang kulit yaiku karawitan Setyo Muda Laras saka tlatah Cepokomulyo Kepanjen. Sing ora kalah serune, sindeng kang cacahing 7 mau, mung 2 cacahe kang arupa ibu-ibu saliyane mung isih siswi sekolah SMP lan SMA.

Yen dinilai sacara umum, acara bersih desa kang dipandegani dening ketua RW.05  Bpk. Suwarno kanilai dening warga perumahan Kepanjen Permai 2 khususe lan warga desa Talangagung umume, tergolong sukses gedhe, masiyo warga ora ngerti piye rekasane nanggung tanggung jawab dadi panitia bersih desa tahun iki.